Tradisi Idul Fitri di Gorontalo

Kepala Desa Pohuwato dan Khotib Idul Fitri dirumah yiladia sebelum adanya penjemputan secara adat

Ada begitu banyak tradisi di Gorontalo yang perlu dijaga dan dikembangkan, disamping Tumbilotohe yang dilaksanakan setiap malam ke 27 Ramadhan. Ada juga salah satu tradisi yang tidak kalah menarik, yakni sebelum pelaksanaan sholat Id’. Ada prosesi yang harus dilaksanakan oleh masyarakat Gorontalo sebelumnya, yaitu dengan cara dimana Khalifah dan  sang Khotib di daerah ini akan dijemput secara adat menuju masjid sebagai tempat pelaksanaan sholat.

Kepala Desa Pohuwato dan Khotib Idul Fitri dirumah yiladia sebelum adanya penjemputan secara adat

Hal ini dilaksanakan mulai dari tingkat Dusun, Desa, Kecamatan, Kabupaten dan Propinsi. Setelah melaksanakan Sholat Id’ di Masjid, Khalifah di Daerah ini akan kembali di rumah Yiladia untuk melaksanakan pembacaan doa sebagai wujud syukur atas segala nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT kepada hambanya.

Prosesi Pembacaan Doa to Yiladia setelah pelaksanaan sholat Id’ di Desa Pohuwato

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan